PERTEMUAN KE – 6
1. Fungsi IF
Fungsi IF adalah fungsi logika asumsi yang
terdapat pada nilai tertentu yang terdiri dari dua variabel dan dapat kita
definisikan sendiri (misalnya untuk menentukan antara "Lulus atau Tidak
lulus"). Sedangkan fungsi IF bertingkat
digunakan untuk mengklasifikasikan nilai-nilai tertentu ke dalam banyak
kategori berdasarkan asumsi tertentu (misalnya untuk menentukan nilai Mahasiswa
masuk dalam kategori : A, B,
C dan seterusnya).
pada kolom nilai huruf kita akan memasukkan fungsi
IF bertingkat, untuk menentukan apakah Mahasiswa yang bersangkutan
mendapatkan nilai A, B,
C dan seterusnya dengan asumsi bahwa nilai yang lebih besar atau sama dengan
80-100 sebagai batas atas (nilai A), nilai 0-39 sebagai batas bawah dan nilai
dibawah 0-39 otomatis menjadi E. Rumus yang kita tuliskan pada sel K6 adalah =IF(J6>=80,"A",IF(J6>=70,"B",IF(J6>=55,"C",IF(J6>=40,"D",IF(J6>=39,"E"))))
Pada kolom KETERANGAN kita akan memasukkan fungsi logika IF sederhana terhadap nilai Mahasiswa yang terdapat
pada kolom L, dengan asumsi bahwa nilai minimal kelulusan adalah > atau = (lebih besar
atau sama dengan) 70 dan nilai dibawahnya akan berstatus LULUS, menjadi =IF(J6>=80,"LULUS",IF(J6>=70,"LULUS",IF(J6>=55,"TIDAK LULUS",IF(J6>=40,"TIDAK LULUS",IF(J6>=39,"TIDAK
LULUS")))))
2. Fungsi MID
Fungsi MID
digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari urutan ke x. Contoh sebagai
berikut :
Rumus dari
fungsi MID ini adalah =mid(text,num,num_char). Text dalam fungsi mid adalah sel
yang akan diambil karakternyakemudian num adalah angka mulai huruf menuliskan
karakter dan num_char adalah banyaknya karakter yang akan ditampilkan.
3. Fungsi Left
Fungsi
LEFT digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari sebelah
kiri.Rumusnya = LEFT(cell;juml. digit).
Contohnya sebagai berikut :
4. Fungsi Right
Fungsi RIGHT
digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari sebelah kanan. Rumusnya
=RIGHT(cell;juml. digit). Contoh sebagai berikut :
19.26
Unknown




Posted in
0 komentar :
Posting Komentar