Sabtu, 08 Juni 2013



PERTEMUAN KE – 6


1.      Fungsi IF

Fungsi IF adalah fungsi logika asumsi yang terdapat pada nilai tertentu yang terdiri dari dua variabel dan dapat kita definisikan sendiri (misalnya untuk menentukan antara "Lulus atau Tidak lulus"). Sedangkan fungsi IF bertingkat digunakan untuk mengklasifikasikan nilai-nilai tertentu ke dalam banyak kategori berdasarkan asumsi tertentu (misalnya untuk menentukan nilai Mahasiswa masuk dalam kategori : A, B, C dan seterusnya).

pada kolom nilai huruf kita akan memasukkan fungsi IF bertingkat, untuk menentukan apakah Mahasiswa yang bersangkutan mendapatkan nilai A, B, C dan seterusnya dengan asumsi bahwa nilai yang lebih besar atau sama dengan 80-100 sebagai batas atas (nilai A), nilai 0-39 sebagai batas bawah dan nilai dibawah 0-39 otomatis menjadi E. Rumus yang kita tuliskan pada sel K6 adalah =IF(J6>=80,"A",IF(J6>=70,"B",IF(J6>=55,"C",IF(J6>=40,"D",IF(J6>=39,"E")))) Pada kolom KETERANGAN kita akan memasukkan fungsi logika IF sederhana terhadap nilai Mahasiswa yang terdapat pada kolom L, dengan asumsi bahwa nilai minimal kelulusan adalah > atau = (lebih besar atau sama dengan) 70 dan nilai dibawahnya akan berstatus LULUS, menjadi =IF(J6>=80,"LULUS",IF(J6>=70,"LULUS",IF(J6>=55,"TIDAK LULUS",IF(J6>=40,"TIDAK LULUS",IF(J6>=39,"TIDAK LULUS")))))

2.      Fungsi MID

Fungsi MID digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari urutan ke x. Contoh sebagai berikut :

Rumus dari fungsi MID ini adalah =mid(text,num,num_char). Text dalam fungsi mid adalah sel yang akan diambil karakternyakemudian num adalah angka mulai huruf menuliskan karakter dan num_char adalah banyaknya karakter yang akan ditampilkan.

3.      Fungsi Left

Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari sebelah kiri.Rumusnya  = LEFT(cell;juml. digit). Contohnya sebagai berikut :

4.      Fungsi Right

Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil sejumlah n karakter dari sebelah kanan. Rumusnya =RIGHT(cell;juml. digit). Contoh sebagai berikut :

0 komentar :

Posting Komentar